Minggu, 08 Juni 2014

REVIEW GAME : Clash of Clans

REVIEW GAME
CLASH OF CLANS

Clash of clans merupakan sebuah game strategi berbasis mobile yang dibuat oleh perusahaan supercell yang berbasis di Helsinki, Finlandia.



Clash of clans merupakan sebuah game multiplayer yang berarti kita bisa berinteraksi, bermain, dan melawan dengan orang diseluruh dunia. selain itu kita bisa membuat suatu komunitas atau dalam game ini disebut "clans" atau bergabung dengan komunitas yg sudah ada sebelumnya, dengan begitu kita dapat bertarung dengan komunitas laennya fitur ini disebut clans war



Dalam game ini pemain harus membuat benteng untuk melindungi bangunan, membuat barak untuk membuat pasukan, membuat kolektor untuk mengumpulkan gold dan elixir, serta bangunan laennya dapat dibangun pada bagian shop, selain membuat bangunan kita dapat membeli shield supaya tidak diserang lawan, dan membel keperluan berupa gold, elixir, dan gem



Selain itu kita harus mengatur posisi bangunan, membangun tembok untuk 
melindungi bangunan, dan membuat tower untuk menyerang lawan yang akan menyerang
Hal ini penting agar kita tidak kehilangan resource yang kita miliki dan trophy
 
 
Dalam game ini, kita pun bisa mengkoneksikan akun facebook dan google+ kita kedalam 
Clash of Clans dengan begitu kita dapat melihat teman kita yang bermain dalam game ini 

Minggu, 27 April 2014

TUGAS SOFTSKILL 2 PENGANTAR TEKNOLOGI GAME

Shading

Shading merupakan metode atau teknik dalam rendering (pembentukan gambar yang mengandung model geometris untuk menghasilkan gambar yang lebih realistis). Pemberian bayangan (shading) merupakan proses penentuan warna dari semua pixel yang menutupi permukaan menggunakan model illuminasi (pencahayaan). Metodenya melliputi:
·         Penentuan permukaan tampak pada setiap pixel
·         Perhitungan normal pada permukaan
·         Mengevaluasi intensitas cahaya dan warna menggunakan model illuminasi.

Salah satu cara untuk menampilkan objek 3 dimensi agar terlihat nyata adalah dengan menggunakan shading. Shading adalah cara menampilkan objek 3 dimensi dengan mewarnai permukaan objek tersebut dengan memperhitungkan efek-efek cahaya. Efek-efek cahaya yang dimaksud adalah ambient, diffuse, dan specular. Metode shading yang digunakan adalah Flat Shading, Gouraud Shading, dan Phong Shading. Untuk Flat Shading, perhitungan warna dilakukan satu kali karena dalam 1 face tidak terjadi gradasi warna, untuk Gouraud Shading, pewarnaan vertex dilakukan pada tiap vertex sehingga tampak gradasi warnanya. Dan untuk Phong Shading, pewarnaan dilakukan pada tiap garis hasil scanline pada face sehingga gradasi tampak lebih halus.
Sebuah objek akan memberikan sifat yang berbeda pada saat dikenai cahaya. Ada yang memantulkan, membiaskan ataupun menyerap cahaya. Selain itu, ada objek yang apabila dikenai cahaya maka akan menimbulkan bayangan.
Bayangan timbul disebabkan oleh adanya sumber cahaya. Di sekitar kita banyak didapati pelbagai sumber cahaya, contohnya : cahaya matahari, neon, lampu pijar dan lain sebagainya. Jenis cahaya dari pelbagai sumber cahaya sering diasumsikan dan dimodelkan dengan cahaya titik dan cahaya lingkungan. Dengan dua jenis cahaya ini memudahkan pembuatan model bayangan dan pantulan.

Dalam model pencahayaan terdapat tiga model (direct lightning) bayangan, yaitu:
1)      Flat shading
Pemberian bayangan rata (flat) merupakan cara termudah untuk dibuat. Bayangan rata mempunyai karakteristik sebagai berikut :
·         Pemberian tone yang sama untuk setiap polygon
·         Penghitungan jumlah cahaya mulai dari titik tunggal pada permukaan
·         Penggunaan satu normal untuk seluruh permukaan.
Contoh gambar Flat Shading:
 
1)      Gouraud shading
Sebuah teknik yang dikembangkan oleh Henri Gouraud pada awal tahun 1970. Teknik ini menampilkan kesan gelap terang dari sebuah permukaan objek dengan memperhitungkan warna dan penyinaran dari tiap sudut segitiga. Gouraud shading adalah metode rendering sederhana jika dibandingkan dengan Phong shading. Teknik ini tidak menghasilkan efek shadow dan refleksi.  Metode ini digunakan dalam grafik komputer untuk mensimulasikan efek cahaya yang berbeda dan warna di permukaan benda.Dalam prakteknya, Gouraud shading digunakan untuk mencapai pencahayaan halus rendah-poligon permukaan tanpa berat menghitung kebutuhan komputasi pencahayaan untuk setiap pixel.
Contoh gambar Gouraud Shading:





 
1)      Phong shading
Phong shading mengacu pada seperangkat teknik dalam komputer grafis 3D. Phong shading meliputi model bagi refleksi cahaya dari permukaan dan metode yang kompatibel memperkirakan pixel warna oleh interpolating permukaan normal di rasterized poligon. Model refleksi juga mungkin disebut sebagai refleksi Phong model, Phong Phong iluminasi atau pencahayaan.Ini mungkin disebut Phong shading dalam konteks pixel shader, atau tempat lain di mana perhitungan pencahayaan dapat disebut sebagai "shading". Metode interpolasi juga mungkin disebut Phong interpolasi, yang biasanya disebut dengan "per-pixel pencahayaan".Biasanya disebut "pelindung" bila dibandingkan dengan metode interpolasi lain seperti Gouraud pelindung atau flat shading. Refleksi yang Phong model tersebut dapat digunakan bersama dengan salah satu metode interpolasi. Metode ini dikembangkan oleh Phong Bui Tuong di Universitas Utah.


Secara Garis besar, gambar perbedaan dari Flat shading, Gouraud shading dan Phong shading:
 
Ambient

Ambient adalah efek pencahayaan yang telah membaur dengan lingkungan sehingga arah cahaya tidak dapat diketahui, seakan-akan cahaya datang dari segala arah. Efek ini akan mempengaruhi terang atau tidaknya suatu lingkungan yang terlihat oleh mata. Semakin banyak lampu maka ruangan semakin terang, sebaliknya jika lampu sedikit maka ruangan remang-remang.
Intensitas ambient pada suatu obyek dapat dicari dengan persamaan :

I = Ia * Ka

dimana,

I = Intensitas yang dihasilkan
Ia = Intensitas ambient
Ka = Koefisien ambient

Diffuse

Jenis pencahayaan yang kedua ialah diffuse. Diffuse adalah pencahayaan yang tergantung dari besarnya sudut yang dibentuk antara sinar dari lampu ke titik tabrak pada obyek dengan normal obyek. Sehingga posisi lampu sangat mempengaruhi efek diffuse ini. Intensitas diffuse dapat dicari dengan persamaan :

I = Ip * Kd (cosθ )

Dari persamaan intensitas diffuse tersebut cos θ dapat dihitung dengan melakukan dot product antara sinar dari lampu ke titik tabrak obyek dengan normal obyek itu, masing-masing merupakan unit vektor. Sehingga didapat persamaan baru

I = Ip * Kd * ( L • N )

dimana,

I= Intensitas yang dihasilkan
Ip = Intensitas diffuse dari sumber cahaya ‘x’
Kd = Koofisien diffuse
N = Vektor normal dari obyek
L = Vektor dari titik tabrak ke sumber cahaya
θ = Sudut antara N dan L

Specular

Specular adalah efek pencahayaan dimana bayangan sumber cahaya terlihat pada permukaan obyek. Efek specular terlihat pada obyek yang mengkilap. Semakin mengkilap permukaan suatu obyek maka makin jelas bayangan sumber cahaya yang terlihat pada permukaan obyek tersebut. Untuk mencari intensitas specular dapat digunakan persamaan sebagai berikut :

I = Ip * Ks (cos θ ) n

Dari persamaan intensitas specular tersebut cos θ menggunakan dot product antara arah pantulan dengan negasi dari arah sinar.

I = Ip * Ks * ( R • V ) n

dapat dihitung dengan dimana,

I= Intensitas yang dihasilkan
Is = Intensitas specular dari sumber cahaya ‘x’
Ks = Koofisien specular
n = Variabel yang menentukan luas area yang berkilau jika terkena cahaya yang dipancarkan oleh sumber cahaya (bila n semakin besar maka cahaya semakin terfokus atau area yang berkilau menjadi lebih kecil)
R = Arah pantulan, berupa unit vektor
V = Negasi dari arah sinar

Sedangkan vektor R diperoleh dari − S + 2 * ( S • N ) * N

dimana,

S = Vektor dari titik tabrak ke sumber cahaya
N = Vektor normal dari obyek
 
JENIS-JENIS MAPPING :
1.One to one
Gambar di atas menunujukan relasi dengan kardinalitas 1-1, karena:
 
1 supir hanya bisa mengmudikan 1taksi, dan 
  
1 taksi hanya bisa dikemudikan oleh 1 supir.
 
Relasi 1-1 akan membentuk 2 tabel:

Tabel Supir (nosupir, nama, alamat)

Tabel Taksi (notaksi, nopol, merk, tipe)
 
2.Many to One atau One to many
Gambar di atas menunujukan relasi dengan kardinalitas 1-M, karena:
  
1 Dosen bisa membimbing banyak Kelas, dan 
 
1 Kelas hanya dibimbing oleh 1 Dosen.
 
Relasi 1-M akan membentuk 2 tabel:

Tabel Dosen (nip, nama, alamat)

Tabel Kelas (kelas, jurusan, semester, jmlmhs)

3.Many to many
 
Gambar di atas menunujukan relasi dengan kardinalitas M-M, karena:
1 Mahasiswa bisa belajar banyak Mata Kuliah, dan 
 
1 Mata Kuliah bisa dipelajari oleh banyak Mahasiswa.

  Relasi M-M akan membentuk 3 tabel:
 
Tabel Mahasiswa (nim, nama, alamat)
 
Tabel Mtkuliah (kdmk, nmmk, sks)
 
Tabel Nilai (nim, kdmk, nilai)  menggunakan super key/composite key  

GAME ONLINE
Permainan Daring (Online Games) adalah jenis permainan komputer yang memanfaatkan jaringan komputer. Jaringan yang biasanya digunakan adalah jaringan internet dan yang sejenisnya serta selalu menggunakan teknologi yang ada saat ini, seperti modem dan koneksi kabel. Biasanya permainan daring disediakan sebagai tambahan layanan dari perusahaan penyedia jasa online, atau dapat diakses langsung melalui sistem yang disediakan dari perusahaan yang menyediakan permainan tersebut. Sebuah game online bisa dimainkan secara bersamaan dengan menggunakan computer yang terhubung ke dalam sebuah jaringan tertentu.

GAME OFFLINE
 Game offline itu ya kebalikannya dari Game online, game offline adalah game yg tidak membutuhkan koneksi atau sambungan ke internet untuk memainkannya, kebanyakan game offline menganut Storyline based game atau bisa disebut game yg memiliki jalan cerita 

ADOBE FLASH (dahulu MACROMEDIA FLASH)
Adobe Flash (dahulu bernama Macromedia Flash) adalah salah satu perangkat lunak komputer yang merupakan produk unggulan Adobe Systems. Adobe Flash digunakan untuk membuat gambar vektor maupun animasi gambar tersebut. Berkas yang dihasilkan dari perangkat lunak ini mempunyai file extension .swf dan dapat diputar di penjelajah web yang telah dipasangi Adobe Flash Player. Flash menggunakan bahasa pemrograman bernama ActionScript yang muncul pertama kalinya pada Flash 5.
Sebelum tahun 2005, Flash dirilis oleh Macromedia. Flash 1.0 diluncurkan pada tahun 1996 setelah Macromedia membeli program animasi vektor bernama FutureSplash. Versi terakhir yang diluncurkan di pasaran dengan menggunakan nama 'Macromedia' adalah Macromedia Flash 8. Pada tanggal 3 Desember 2005 Adobe Systems mengakuisisi Macromedia dan seluruh produknya, sehingga nama Macromedia Flash berubah menjadi Adobe Flash.

 
ECLIPSE
Eclipse adalah sebuah IDE (Integrated Development Environment) untuk mengembangkan perangkat lunak dan dapat dijalankan di semua platform (platform-independent). Berikut ini adalah sifat dari Eclipse:
  • Multi-platform: Target sistem operasi Eclipse adalah Microsoft Windows, Linux, Solaris, AIX, HP-UX dan Mac OS X.
  • Mulit-language: Eclipse dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java, akan tetapi Eclipse mendukung pengembangan aplikasi berbasis bahasa pemrograman lainnya, seperti C/C++, Cobol, Python, Perl, PHP, dan lain sebagainya.
  • Multi-role: Selain sebagai IDE untuk pengembangan aplikasi, Eclipse pun bisa digunakan untuk aktivitas dalam siklus pengembangan perangkat lunak, seperti dokumentasi, test perangkat lunak, pengembangan web, dan lain sebagainya.
Eclipse pada saat ini merupakan salah satu IDE favorit dikarenakan gratis dan open source, yang berarti setiap orang boleh melihat kode pemrograman perangkat lunak ini. Selain itu, kelebihan dari Eclipse yang membuatnya populer adalah kemampuannya untuk dapat dikembangkan oleh pengguna dengan komponen yang dinamakan plug-in.

 
 
Sumber :
http://2db01cacing.blogspot.com/2010/10/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html 
http://nabarakusti.blogspot.com/2011/10/pencahayaan-ambient-diffuse-specular.html
http://rio_wirawan.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/29769/Pertemuan+4.ppt
id.wikipedia.org/wiki/Permainan_daring
https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20110709173811AAq2Sig
http://id.wikipedia.org/wiki/Eclipse_%28perangkat_lunak%29
http://id.wikipedia.org/wiki/Macromedia_Flash