1. Berdasarkan Alat yang Digunakan
a. PC Games
yaitu games yang dimainkan menggunakan komputer(PC)
b. Console Games
yaitu games yang dimainkan menggunakan console tertentu, seperti Playstation, XBOX dan Nintendo.
c. Mobile Games
yaitu games yang dapat dimainkan atau khusus untuk mobile phone atau PDA.
2. Bedasarkan Genre Permainannya
a. Aksi – Petualangan
Games jenis ini biasanya karakter utama d tuntut agar Memasuki gua bawah tanah, melompati bebatuan di antara lahar, bergelayutan dari pohon satu ke pohon lain, bergulat dengan ular sambil mencari kunci untuk membuka pintu kuil legendaris, atau sekedar mencari telepon umum untuk mendapatkan misi berikutnya, itulah beberapa dari banyak hal yang karakter pemain harus lakukan dan lalui dalam video game jenis ini.
contoh : Tomb Rider, Prince of Persia.
b. Petualangan
Games jenis ini berbeda dengan jenis aksi-petualangan. Perbedaannya adalah refleks dan kelihaian pemain dalam bergerak, berlari, melompat hingga memecut atau menembak tidak diperlukan di sini.
contoh : Monkey Island, Space Quest.
c. Simulasi dan manajemen
Games jenis ini seringkali menggambarkan dunia di dalamnya sedekat mungkin dengan dunia nyata dan memperhatikan dengan detil berbagai faktor. Dari mencari jodoh dan pekerjaan, membangun rumah, gedung hingga kota, mengatur pajak dan dana kota hingga keputusan memecat atau menambah karyawan.
contoh : The Sims, Sim City.
d. Fighting
Games jenis ini memang memerlukan kecepatan refleks dan koordinasi mata-tangan, tetapi inti dari game ini adalah penguasaan jurus (hafal caranya dan lancar mengeksekusinya), dan berbeda seperti game Aksi pada umumnya yang umumnya hanya melawan Artificial Intellegence(AI)saja, pemain jenis fighting game ini baru teruji kemampuan sesungguhnya dengan melawan pemain lainnya.
contoh : Street Fighter, Tekken, The King of Fighter.
e. Role Playing Games(RPG)
games jenis ini sesuai dengan terjemahannya, bermain peran, memiliki penekanan pada tokoh/peran perwakilan pemain di dalam permainan, yang biasanya adalah tokoh utamanya, dimana seiring kita memainkannya, karakter tersebut dapat berubah dan berkembang ke arah yang diinginkan.
contoh : ultima, Harvest Moon.
f. Olahraga
Games jenis ini biasanya permainannya diusahakan serealistik mungkin walau kadang ada yang menambah unsur fiksi.
contoh : NBA, Winning Eleven, Pro Evolution Soccer.
g. Education
Games jenis ini biasanya dibuat untuk yang berumur dbawah 13 tahun, untuk membantu membentuk pola pikir yang baik buat mereka.
contoh : Dora The Explorer
h. Strategi
Games ini merupakan Kebalikan dari video game jenis action yang berjalan cepat dan perlu refleks secepat kilat, video game jenis strategi, layaknya bermain catur, justru lebih memerlukan keahlian berpikir dan memutuskan setiap gerakan secara hati-hati dan terencana.
contoh : DoTA, Command and Conquer, Company of Heroes
C. Game dibuat oleh user dengan menggunakan aplikasi beberapa bahasa pemograman. Contoh bahasa pemograman unruk membuat game :
1. C++
Biasanya digunakan untuk membuat game dekstop. Contoh : Crysis 2
2. C#
Bisa digunakan untuk membuat game desktop atau web. Contoh : LiloCity
3. Java
Bisa digunakan untuk membuat game desktop, web, dan mobile. Contoh : Spiral Knight
4. PHP/HTML
Biasanya digunakan untuk membuat game web. Contoh : Football Saga
5. Prolog
Biasanya untuk membuat game 2D. Contoh : Chess
D. Langkah-langkah membuat game
Setelah kita mengetahui jenis-jenis game dan mengetahui bahasa pemrograman apa saja yang dapat membuat sebuah game sekarang kita membahas langkah-langkah dalam pembuatan games.
1. Menentukan Jenis Game
Langkah pertama dalam pembuatan game adalah mengetahui jenis game yang akan kita buat, apakah game yang kita buat tersebut berjenis RPG, aksi, strategi, olahraga, fighting, dll.
2. Membuat jalan cerita
Setelah kita mengetahui jenis game yang akan kita buat, sekarang kita harus membuat jalan cerita sebagai alur dari games tersebut. Biasanya games jenis fighting tidak memiliki jalan cerita.
3. Mendesain Game
Setelah mengetahui jalan cerita dari game tersebut sekarang kita mendesain bentuk-bentuk karakter, latar belakang scene dan suara yang akan mengisi latar game tersebut. Semakin bagus desain dari game maka kualitas game akan semakin baik dan menarik.
4. Membuat Program
Sebelum membuat program dari game tersebut, terlebih dahulu kita memilih bahasa pemrograman yang mudah, baik dan paling kita kuasai untuk membuat game terebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar